#2 Antara Sinetron Striping dan Artis Cilik

Sinetron stripping bukan hal yang aneh lagi saat ini.  Stasiun-stasiun TV saat ini diramaikan oleh hadirnya tayangan sinetron stripping, yaitu sinetron yang ditayangkan bersambung setiap harinya.

Berbagai lapisan masyarakat seakan mulai terbuai dengan kehadiran sinetron-sinetron stripping ini, yang dari segi pelakon dan  cerita emang sedikit membuai kita untuk berangan-angan.

Stasiun-stasiun TV swasta pun bersaing untuk mendapatkan rating tertinggi dari tayangan-tayangan ini.  Lalu bagaimana dengan pelaku sinetron stripping itu sendiri? Yang dimaksud dalam hal ini adalah para aktris-aktor yang terlibat di dalamnya baik itu aktris-aktor lama (senior),  pendatang baru atau bahkan aktris cilik yang saat ini semakin banyak merajai atau meramaikan dunia persinetronan kita khususnya sinetron stripping ini.

Mungkin bagi mereka yang sudah lama terjun di dunia ini tidak begitu sulit untuk melakoninya, dan ini tentunya sudah menjadi pilihan hidup bagi mereka dan tentu saja mereka telah bisa menerima segala konsekuensi yang akan ditimbulkan dari pekerjaan ini.  Walaupun begitu,  sebagai orang yang awam dalam bidang ini tetap saja mempertanyakan pada mereka, apakah mereka tidak merasa jenuh dan lelah dengan aktifitas rutin ini? dan bagaimana mereka mengatasi perasaan itu jika memang benar-benar muncul? Tidakkah ada keinginan dari mereka untuk beristirahat dan tidak selalu menerima tawaran bermain di sinetron stripping untuk menjaga kebosanan penonton yang harus melihat wajah-wajah itu saja?

Lalu bagaimana dengan aktris-aktor cilik seperti Rangga yang bermain di sinetron Intan, Baim yang bermain di sinetron Tarzan Cilik dan masih banyak lagi yang lain.  Bukankah mereka belum bisa membuat keputusan untuk dirinya sendiri? Dan menentukan pilihan untuk hidupnya,  tentu saja semua keputusan masih bergantung atau tidak terlepas dari peran serta berbagai pihak yaitu PH dan juga kedua orangtua mereka, termasuk juga penonton yang menyaksikan aksi mereka di layar kaca.

Sinetron stripping tersebut ditayangkan setiap harinya, tentu saja aktifitas akting para pemainnya dilakukan hampir setiap hari apalagi untuk pemeran utama dari sinetron tersebut.  Berhari-hari, sebagian besar dari waktu mereka  dihabiskan di lokasi syuting, harus mempelajari naskah, berakting dan sebagainya. Orang dewasa saja sedikit merinding kalau membayangkan hal ini, lalu bagaimana dengan mereka? Tentu saja jika pertanyaan ini ditanyakan pada anak sebaya Rangga dan Baim mereka pasti belum bisa untuk menjawab semua ini.  Karena itu perlu sekali ikut campur pihak-pihak yang terkait bukan? Apakah ini tindakan eksploitasi pada anak?  Sebab jika iya, tindakan semacam ini  termasuk dalam  jenis tindakan kekerasan pada anak?   seperti pendidikan yang terabaikan, bagaimana dengan kondisi kesehatan mereka baik fisik dan psikisnya? Hal ini tidak hanya mutlak mengenai kebutuhan finansial saja tapi juga harus memikirkan kebutuhan mereka sebagai bocah-bocah mungil yang masih butuh bermain dan belajar.

Jalan masih panjang untuk bocah-bocah mungil ini, janganlah kita renggut semua yang menjadi hak masa kecilnya, janganlah kita mencoba mendapatkan keuntungan dari kelucuan tingkah laku mereka.  Saatnya untuk kita lebih memperhatikan kehidupan mereka di masa datang, demi membangun negara tercinta.

Because how happy u’re if tomorrow we can see our children will become one who is good for in the future, and of course will make us proud.

Written by :tiya tiya di NaBloPomo 4 Agustus 2009
The Heart of lovely Tiya aya Tiya – NO PICTURE INCLUDED-
article source : Inspired kid Magazine

Bookmark and Share

17 comments on “#2 Antara Sinetron Striping dan Artis Cilik

  1. …hahaha.. Tiya..gara2 tulisan lo yang sekarang.. gw goggled ke artikel2 begituan..n lo tahu kaga… gw nemuin blog yang headernya anak kecil… lengkap dengan foto si anak plus! nomer HAPE di samping tu foto.. yang ada gw ngeriii ngerrrrrrrrriii bangetttttt…majang pic anak2 di blog ini… meskipun doi artis cilik… cukup sudah…

    Btw, maest.. tulisan lo yang poin nomer satu itu? blom ada respond yah ama pasukan mupeng yang lain? wwkkwkw apa ga nyadar, lo lagi bertanya untuk membuat DuNay jadi sepasang kakak-adik…? setuju yah..pasangan kakak adik.. lagipula akhir2 ini peran2 abang ganteng hobi icip2 kaka ade😛 jadi samalah feelnya….LOL… kalo dikaitkan ama tulisan Tiya yang baru.. eksploitasi bukan pada anak anda.. tapi pada anda sendiri😀

    • wkwkwwk…kok lo tau aje gw lagi b’tanya …*sebenernya ada tuh terusannya buat poin #1, cuman gw apussss ….kaga tega nulisnya* buat ‘rumput yg bergoyang’ dan lo jadi yg pertama …ahahaha ….rumput rumput yang bergoyang, kemanakah dikau bergoyang? …

    • Dian/Tiya…peace ku telah buat kacau jadwal
      trims banget,bisa tiya isi..mema yakin itu.
      peran dunay adik -kakak setuju banget …
      Nay peran adik yg tetap manja,cerewt,baik hati,modes,cerdas yg bikin sikakak nya kewalahan
      sampai buat jatuh cinta pun susah banget karena saking sayang pada siadik….atau boleh juga adik
      kakak yg terpisah.. dan saling jatuh cinta tanpa disadari..bahwa mereka adik kakak.
      nah loh!!..tapi tetap Nay peran gadis kaya
      anak konglo gitulah…dan siabang peran sebaliknya dari peran sebelumnya.*ngayal .com*

  2. ada juga forum artis2 cilik… *glek..* komennya2 kek komen2 pedofil … ngeriiii gw…! lo ini ga sayang ama gw apa yak? pagi2 udeh ngeliat yang begituan… mending gw liat cicak kawen deh.. kejar2annya seru…berdecit2… behhhhh

    • kasihan juga sih…nasib artis2 cilik ,dibuat semacam robot,yg seharus nya bermain sesukanya dalam batasan usianya tapi dicetak paksa untuk menghasilkan uang,ingat kan waktu
      rangga di intan seperti kelelahan banget,kadang
      karena dipaksa harus buat adegan sesuatu,sesuai
      dengan scena..sering rangga terlihat ngamuk nangis..engga kebayangin berapa kali ulang..
      tuh scene dibuat..yg jelas pasti orang tuanya ikut
      terbawa bawa diatur….heheheh…ini mah cuma pendapatku…salah bener nya tak tahulah..

  3. ‘STRIPPING’, ngelibatin “3” unsur; body, mind, soul

    Begitu meng-industri-nya bisnis stripping ini, tawaran2, kalau bisa, jangan ditolak *nggak baek nolak rezeki*…lieur nih, rezeki yg kayak gimane …kalo yg ada unsur2 sampe ada decakan “aji mumpung” “asal sabet” “kejar setoran ni ye” …apa bukannya ada ‘something’ yang sengaja dipantas-pantaskan, meskipun, semisal, ini bertentangan dgn bisikan lembut si buah hati ‘hati nurani’.

    Nah, gabungan 3 unsur itu; bisa kok dilihat hasilnya; apa sih tujuannya? Work with a thorough passions? or Work under pressure? Rasa-in deh, feel yg keluar itu Beda. Kerja karena sangat mencintai pekerjaan itu (soul berperanan penting), atau kerja karena harus dan terpaksa melakukan pekerjaan itu (soul berontak, dan berperanan penting pengaruhi output).

    Nge-mix lah, simbiosis yang terjadi di dunia Stripping itu antara Mutualisma, Komensalisma, Parasitisma …tinggal tanyak aja pada diri sendiri, termasuk yang dimane??

    • Kadang kita mengabaikan ‘soul’ ketika hendak melakukan sesuatu, jadilah ‘mind’ berhasrat kuat mendominasi body, kalau sudah begini …kepantasan n nilai2 moral tak diperlu lagi, krn yg dicari adalah ‘Akibat’, bukan ‘Sebab’

  4. Tiya, Maest, aku setuju, setuju…. sama tulisan di atas. Apakah anak2 itu yang happy? Atau orang tuanya? Atau produsernya? Ya..ya… kita gak tau jawaban yang sebenarnya…..
    Serius Dian, mereka terbitkan no HP nya???? Oh, kok bisa begitu ya jaman sekarang? Kalau aku lihat para pesinetron cilik dan ABG, mereka jadi dewasa sebelum waktunya. Mereka mungkin jugakah kehilangan masa-masa indah sesuai usianya?

    Dian, aku jadi minder banget. Udah yang kemarin gak usah diterbitkan aja ya… ya… ya Dian… *Iya mba Mira…eh Tante…* (jawab Dian)…
    Terima Kasih…:):)

    • mira..jgn minder dunk…kata orang, lebih baik GeEr daripada minder…contohnya gw…lebih sering kegeeran dibanding minder huahahhaa…

  5. Kok minder?tulisan yang masuk di imel yah dipublish aja,wkwkwk gw mau edit2 dulu…tulisan mema jg udah ada, kita publish ajah sabtu atau minggu.. Iya ga kutu tiya? Wahahaha btw mae.. Gw kapan hari liat cuplikan mano, jemil jatoh dipelukan rezky.. Abis itu gw pengsan..ga liat lage..wahahaha kalo dipikir2 karakter dude auranya begitu kali yah? Gampang menarik lawan jenis… Selama karir dude pernah ga karakternya punya adik atau kakak lawan jenis?just wondering…

    • Dian…tulisan mema datang juga yah…pasti dian tertawa sambil kerut kening nya iyakan…habis berantakan…Alhamdulilah…sampai juga ,biar berantakan juga hasil ide tulisan mema suka yg penting sampai,pasti bisa baik hasil yah klu udah diedit sama dian/tiya.tambal sana sini kan.thanks
      lega lah …bye bye..rest dulu akh…

    • ada, ‘Cincin’ punyak adek kandung cewe (Aditya Puteri), adek bawaan cowo (Baim Wong). Cerita bagus, krn adaptasi K’Drama juga, yg setelah episode asli abis, being dragged sampek pd titik ‘menjemukan’ krn gaya ‘ngulur’ masalah …biasa deh… Terus waktu di Kakak Iparku 17thn, mingguan, 6-7 episode gitu, jd ga dapet feelnya dgn ‘adek’ yg sama jg artisnya (Aditya Puteri).

      Kan he is publicly known – Abang Dude itu Handsome, Ganteng …hehehe jd inget Difa *wink*, langsung pengen pengsaaaann di Persari …hihihi

      Ke-sini-an, setelah Intan & Cincin, jadi deh, cowo melow bahan rebutan di lakonan …hehe …dibalik dong…

  6. nah lhooo ahhhh smua udh nuliss….gw blm apa2…ganti topik dunay aja kli ya?jiakakaka…..tpi dlm otak gw cmn ada vidi..wakakka

    diantiya..huni gw kirim ntar malem ya…sibuk nehhh..wkwkkwkw *sok sibuk
    yg pasti draft ny udh ada…muaahh muahh love u all..wkwkwkwk

  7. nice “tulisan” tiya… karena anak2 adalah anak2, belum saatnya bagi mereka utk cari uang…🙂

    oh ya, undur2 ama aku besok kan??? udah neng, tulis tentang vidi-mu yah… lagunya yg pelangi di malam hari enak tuh

  8. weish..top tulisannya tiya…artis cilik n sinetron stripping…idealnya artis cilik itu mestinya cuma jadi pendukung…pan kgk asyik juga kalo karakter anak yg main bukan anak2 hehehe…jadi tuh anak kgk perlu syut tiap hari…so kgk perlu juga ngendon di lokasi tiap hari…tapi kalo stripping???….trus kejar tayang???..trus tuh anak kebetulan jadi andelan cerita???…set dah!!…itu mah benar2 kerja namanya….

    Mae, Dian…DuNay jadi kakak-adek???…gw sih oke2 aja…tetep bakal gw tonton koq…tetep ada peluk2nya kan?? hahaha…kgk rela kalo kgk mupeng….

    Riris…ayok buruan nulis vidi-nya..gw udah gak sabar pengen baca neh…

  9. Wahaha yg ngerasa nulis hari rabu, ga perlu dikejer2:p wakaka eh aya tiya mana?wpnya error tuh.,wahahaha ga bs nulis titik2 dunk., mema,miralda..santai aja..menulis itu harus fun.. Gw renc. Mau nulis juga …apa yak?bingung…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s