Nay-23-Mei-2010

Naysilla Mirdad 2007 On The News

Dapat Kado Istimewa dari Dude di Hari Ultahnya

Rabu (23/05/2007) pekan lalu di Studio Persari, Ciganjur, Jakarta Selatan. Syuting Sinetron Intan tetep berjalan seperti biasa. Sang Bintang, Naysilla Mirdad, tiba pukul 09.30 WIB dengan Honda CRV warna hitam. Gadis berambut panjang itu langsung berjalan menuju ruang make-up yang terletak di depan rumah betawi. Syuting baru dimulai pukul 10.30 WIB.

Di lantai dua gedung itu yang sudah diubah menjadi sebuah kantor, tampak Nay dan lawan mainnya, Dude Harlino sedang beradu akting.  Mereka bermain di dua scene yang berbeda. Selain di kantor, mereka berdua juga berakting di tempat yang sudah disulap menjadi sebuah salon. Setelah main di satu scene, mereka pun bergeser ke scene lainnya yang berjarak hanya beberapa meter.

Di sela-sela syuting, tampak Nay dan Dude ke lantai satu. “Aku mau ke mobil dulu”, jawab Nay saat ditanya Genie. Nay dan Dude lalu berjalan berdampingan menuju mobil hitam Nay. Namun di tengah jalan, tiba-tiba Dude berbelok dan mengambil sebuah tas plastik putih. Tampak bungkus kado garis-garis merah menonjol ke atas. Dude lalu menyusul Nay yang sudah membuka pintu mobil dan menyerahkan bungkusan kado itu.

Tampaknya Dude ingin memberikan kado istimewa untuk Nay. Pasalnya hari itu, 23 Mei, Nay berulang tahun yang ke 19. Nay tampak berseri-seri saat menerima bungkusan besar itu. Ternyata di tas plastik besar itu ada dua kado. Kado yang besar langsung dibukanya. Di dalamnya ada bantal yang berbentuk boneka berwarna kuning. Saat akan membuka kado kedua yang bungkusnya lebih kecil, Dude melarangnya. “Jangan dulu, entar aja. Kita harus syuting lagi,” katanya.  Mereka pun kembali ke tempat syuting.

Nay mengaku, orang pertama yang mengucapkan selamat ulang tahun adalah kedua orang tuanya, Jamal Mirdad dan Lidya Kandou. Ia bercerita orang tuanya mengucapkan selamat ulang tahun tepat pada jam 12 malam. Dude sendiri mengaku secara spontan menyiapkan kado tersebut. “Aku pergi aja ke toko yang jual hadiah. Ga ada persiapan khusus,” kata lelaki berkulit putih ini.

Nay sendiri mengaku, selepas SMA ia memang tidak lagi merayakan ulang tahunnya dengan pesta. Ia hanya berkumpul dengan keluarga atau teman dekatnya. “Sekarang aku tidak lagi merayakan ulang tahun. Tapi dulu pas sekolah aku selalu merayakannya,” papar Nay.  Menurutnya, ia hanya mengadakan pesta perayaan ulang tahun dari sekolah dasar sampai sekolah menengah atas. Tapi kali ini, ia tidak merasa menyesal karena tidak mengadakan pesta perayaan ulang tahun. Sebab baginya, perhatian orang tua dan keluarganya sudah cukup.

Surprised Party.

Beberapa saat kemudian, Nay dan Dude kembali beradu akting. Para kru pun terlihat cuek, tidak seorang pun yang terlihat mengucapkan selamat ulang tahun buat Nay. Situasinya seperti hari syuting biasanya, tidak ada yang istimewa buat Nay. Namun ternyata, itu adalah trik dari kru Intan. Sebab diam-diam, Dude Harlino dan beberapa kru sinetron Intan ‘bersekongkol’ untuk membuat surprised party buat Nay.

Pukul 12.30 WIB, syuting dihentikan untuk memberi kesempatan agar pemain dan kru sinetron makan siang. Seperti biasa, Nay makan nasi yang dibawanya dari rumah. Lalu oleh Dude diajak makan di ruang make-up. Tanpa curiga, Nay pun menuruti ajakan Dude. Setelah Nay masuk ruangan, Dude pun keluar lagi dan bergabung dengan kru Intan serta beberapa wartawan. Strategi pun dirancang.

Dude yang siang itu membawa kue tart ulang tahun bersembunyi di balik mobil Panther yang ada di halaman Studio Persari. Sedangkan asisten sutradara yang bernama Bambang dan kru lain mendatangi Nay.

Oleh Bambang, Nay pura pura dimarahi karna berbuat salah. Nay yang tidak tahu apa-apa merasa bingung. Dengan sedikit panic, ia mengikuti Bambang ke halaman. “Aku dimarahin, katanya aku membuat kesalahan. Jelas bingunglah karena aku merasa tidak melakukan kesalahan,” kata Nay.

Nay pun mengikuti Bambang. Para kru lalu pura pura tidak tahu apa yang terjadi, meskipun hampir semua kru berkumpul di halaman. Mereka pura-pura sibuk dengan aktifitas masing-masing. Sekitar satu meter dari tempat Dude bersembunyi. Tiba-tiba semua menyanyi lagu Panjang Umur. Nay pun kaget, lalu tertawa ceria.  Apalagi saat melihat Dude dengan perlahan keluar dari tempat persembunyiannya sambil membawa kue tart dengan lilin menyala. “Sumpah, aku sama sekali tidak curiga. Apalagi aku sempat shock dimarah-marahin dan di suruh ke sini. Padahal aku sedang makan,” ungkapnya ceria.

Meski dikerjai, Nay mengaku sangat gembira. Sebab banyak orang yang perhatian kepadanya. “Aku berterima kasih buat semuanya. Sebab aku belum pernah mendapat surprise party selain dari keluarga dan teman teman yang dekat,” kata Nay.

Lilin pun ia tiup, lalu kue tart dipotong. Potongan ketiga diberikan kepada Dude. Sebelumnya, potongan kue diberikan ke Sutradara Intan, Doddy Janas dan Co Sutradara Surya Lawu. Nay mengaku setelah usianya mencapai 19 tahun, ia ingin mengubah hal-hal yang kecil, namun dianggapnya buruk. “Seperti bangun siang, makan yang tidak teratur. Hal-hal itu yang ingin aku ubah setelah aku berumur 19 tahun,” harap Intan…(Nah lo, kok penulis  Genie jadi nyebut Intan, bukannya Nay…hahahah salah ketik yang sungguh dari hati, Intan sama ama Nay dipikirnya ya).

Lalu apa isi kado dari Dude yang satu lagi (kado kecil)?: Tidak satupun ada yang tahu, karena Nay sampai pulang syuting tidak membuka kado yang nampaknya special itu.

Source : Navy. Genie, Edisi Mei 2007
Koleksi & Author : Maest

17 comments on “Naysilla Mirdad 2007 On The News

  1. Pingback: Dude Harlino Naysilla Mirdad Raja dan Ratu Sinetron Stripping « THREAD PANGERAN 229™

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s