Future Synopsis : Sinet DuNay (Versi KTT=Khayalan Tingkat Tinggi)

Yah, namanya juga khayalan … boleh dung suka-suka! Hehehe … gw mo banyakin yang baek-baek aja.  Tapiiii, kalau yang baek-baek itu masih dianggep umum a.k.a. biasa, soooo … kenapa nggak sekalian dibuat yang jauh lebih baek? Gpp toh?!

a single perfection, a much better ones, not come so easy.  through time, there will be proof, how strong we cope with the life burdens, for a never enough satisfying goal achieved …still, a balance for this precious life needed. cause without warning, sometimes … heart betrays. It is within us that matters, to keep the soul bird alive…no matter it is, for being the worth ones. we love to be the ones, won’t we?

Halllahhhh… apa sih, maest!

Teruskanlah.

Baiklah, ini Sinopsis khusus buat future sinet DuNay; Dudee dan Nayya … SEC (Social Economy Class) dibalik yah; Naya ‘born the affluent’ – sweet n smart, confident n tactful. Dudee ‘ordinary’ – exceptionally, neither unfortunately poor nor dull ones! cool but romantic.

Sekilas profil pemeran utama:

Namanya Naya. Wanita idaman. Kenapa? Kulitnya halus mulus meski tidak putih, hmmm sawo manis lah. Parasnya manis nggak membosankan (lah? …iya; pernah kan lo pada ngeliat cewek cantik cuma enak diliat sekejapan karena bedandan? Atau cewek on average yang makin lama makin keliatan pesona inner-beauty-nya meski tanpa dandan? Nah ini dia, Naya. She is physically and psychologically above-the average dah. Ia ramping. Rambutnya hitam panjang biasa tergerai indah, makin mempesona keindahannya kalau angin nakal sengaja menggoda.

Selalu rapi. Pilihan baju menambah kesan elegan. Kakinya yang jenjang indah selalu terbalut trouser (upsss …nggak melulu hitam loh, meski hitam adalah warna favoritenya …haaahh) seperti sudah terbiasa berjalan dengan high heels. Anggun. Bola matanya besar dan indah, terlebih kalau sedang menatap, hmmm tatapan lembut yang mampu menenggelamkan siapapun dalam keteduhannya. Tulus, itulah yang terpancar dari bola mata yang selalu mengerjap indah dibawah bulu mata lentik asli tanpa hiasan produk maskara seulaspun. Attentive. Ketulusannya terpancar tanpa membeda. Tidak mengherankan Naya sangat disukai dalam pergaulan. Dibalik kelembutannya itu, gurat garis tegas samar menghias wajahnya. Posisi sulung menjadikannya terlihat mandiri.

Ya ya ya … Naya memang sulung dari 3 saudara. Dari keluarga berkecukupan, berpendidikan, demokratis. Ayahnya, Felix Indrayananto, adalah Pilot Penerbangan No.1 di Negeri ini, Ibunya, Anna, Psychologist di RS Negeri No.1 juga. Tertarik mengikuti jejak Ibunya, Naya tercatat Mahasiswi Jurusan Psikologi Semester Akhir. Adek cowoknya, Nando, ngikuti jejak Ayah, masuk sekolah penerbang Luar Negeri, sementara adek bungsunya, Naira, masih duduk di Sekolah Menengah Atas Tahun Ke III, jelang UAN. Hmmm Meskipun tergolong keluarga sibuk, Sabtu tetap berlaku “Me Time” buat masing-masing anggota keluarga, sementara Minggu, wajib ‘family time’.

Bayangkanlah saudara-saudara, betapa idealnya keluarga ini: mereka tetap berhasil membina keterikatan batin meski waktu sedikit membatasi di tengah their busy daily routine activities. Kekompakan terutama terlihat pada hubungan Naya-Naira. Mereka terlihat selalu bersama memulai aktifitas sehari-hari dengan mengendarai sedan kuning kesayangan Naya. Rumah mewah yang tidak begitu besar tapi asri di Kompleks perumahan elite itu akan sepi, begitu mereka keluar dari gerbang kompleks, melintasi dense city center, hunian penduduk yang merebak berhimpitan tak beraturan.

Nah, Dudee dan keluarganya tinggal di daerah hunian penduduk yang berhimpitan tak beraturan ituhhhh. Sulung dari 2 bersaudara. Ayahnya, Setyo Darmawan, membuka usaha bengkel servis mobil di pinggir jalan besar dekat rumah. Ibunya, Laras, menyalurkan kegemarannya menjahit pakaian wanita. Jahitannya sangat rapi dan itu sebabnya banyak digemari oleh pelanggan di sekitar rumah, bahkan sampai menyebar ke kompleks dimana Naya tinggal. Karena semakin berkembang, akhirnya perlu bantuan 2 penjahit, disamping tentu saja dibantu oleh anak perempuan bungsunya, Lara, setelah usai kewajibannya mengikuti kuliah Fashion Design.

Tentang Dudee. Penampilannya sederhana. Bolehlah dibilang menarik. Cuek, itulah yang terkesan; terlebih karena sehari-hari ia terlalu asik dengan dunianya, melukis. Perawakannya lumayan jangkung lah untuk ukuran orang Indonesia yang kebanyakan tingginya rata-rata …hehehe… Rambutnya ikal hitam dengan satuan yang tebal, dibiarkan panjang liar, makanya sering nggak sadar suka garuk-garuk kepala, hmmm ketombeankah? Aneh. Yah, tipe seniman lah… nambah aneh lagi, buat ukuran cowok cuek, kok ya kulitnya tetep terjaga putih bersih meski sehari-hari bergelut dengan cat minyak, dan jarang mandi (lirik2 dukun cekakak di blog)… hahaha nggak ada korelasinya kali warna kulit ama jarang mandi … pan udah anugerah.

Okeh. So, si Dudee itu cuek; ya sikapnya, ya penampilannya….eh kalo cuek nggak perlu narsis or jaim kayak yang lagi trend sekarang kah?… Dengan cat minyak ditangan, ia bisa berjam-jam tak terusik dalam dunianya. Fokus melukis. Tidak terganggu dan tak ada yang berani mengganggu kalau sudah begitu asiik di sanggar lukis yang lumayan menguasai besarnya bangunan rumah itu. Melukis adalah nyawa hidupnya. Bagusnya, ia dapat dukungan 100% dari Ayah yang ngebolehin ambil jurusan seni lukis di IKJ. Nggak sia sia. Dua tahun sudah sejak kelulusannya, Dudee telah berhasil jadi pelukis abstrak yang lumayan dikenal, karena karya lukisnya cukup membanggakan; apresiasi datang bertubi-tubi, menyusul sukses pergelaran megah dan sempurna yang baru-baru saja diadakan di Galery Lukisan Indonesia di pusat kota. Lukisannya mengemuka!.

Keluarga Dude ini, ngerti banget gimana harus bertahan hidup di kota besar. Lah, lihat aja dunia kerja mereka? Tipe yang bisa ciptain lapangan kerja sendiri bukan?. So, mereka tentu akan tetap bertahan karena punya ’pegangan keahlian’ disamping akal pikrian yang bisa diandalkan meski ’suatu ketika’ harus terhempas badai kebangkrutan. Hehehe, harusnya begitu toh? Enggak kayak cerita-cerita yang betebaran sekarang itu loh …cenderung suka mati gaya!

Singkat cerita …

Keluarga Indrayananto dan Keluarga Darmawan akhirnya bertemu, setelah sekian lama disibukkan oleh aktifitas mereka; dalam suatu pertemuan untuk menggalang dana bagi korban musibah bencana alam yang baru saja terjadi di daerah itu.

Sebenarnyalah, dua keluarga itu sudah kenal lama, sejak Naya dan Dudee kecil. Sejak pertama mereka menginjakkan kaki penuhin kewajiban belajar, di sekolah yang sama, dari play group, TK sampai terakhir Sekolah Dasar.

Di acara itulah, Dudee kembali diingatkan kembali ke masa kecil mereka. Hmmm … Dudee membatin … ternyata Naya sekarang semakin manis. Dari jauh, Dudee yang biasanya cuek dengan wanita yang selalu berusaha mencari perhatiannya, dibuat takjub melihat kemanisan, kelembutan dan keramahan Naya! Enggak lama, Naya sadar dan ngerasa ada sepasang mata tajam, setajam elang! mengawasi … berpalinglah ia…

Dua pasang mata saling bertautan.

Satu tertegun.

Satu terpesona.

Dua pasang mata saling merindu.

Satu meragu.

Satu menangkup

Dua pasang mata saling memberi sinaran, getaran … denting      dawaian.

Masih adakah penggalan cerita lama itu?


Mereka berdua menggumam;

Naya …ia begitu mempesona Dudee … ia begitu menarik
Kenangan itu, mengapa kembali melagu?

Debaran ini …mengapa enggan henti?

Masihkah Naya memendam rasa yang sama?

Apakah tatapan Dudee itu ditujukan kepadanya?


Lama. Sulit melepas tatapan dalam tautan. Rindu yang terhempaskan dulu, kini menemukan waktu. Mata Dudee masih bertahan dengan tatapan sama; tajam …mata Naya masih dengan kelembutan yang sama …

Mengapa debar semakin kencang? Mengapa mata ini sulit berpaling?


Nantikan pertemuan selanjutnya … di bukan Empat Mata! Wkwkkwwk… bukti ke-exist-an …DuNay masih exis jugak kan? …paling enggak, the Lovers ones…hehehe …I love u full …

Written by : maest Maest on NabloPoMo August-2009

Bookmark and Share

28 comments on “Future Synopsis : Sinet DuNay (Versi KTT=Khayalan Tingkat Tinggi)

  1. maest i would like 2 join u now..i cant express my happiness when i watched last night episode…btapa aku kangen mau liat mreka main bareng..ngak nyangka epi.smalam bgitu bnyak scene mereka ber2..unluckily mivoku matek half way..but thanks 2 riris cause her caps bring back my happiness…

    dunia seru juga nama itu simbol ..dude n nia..aku suka dgn peran yg. nay maenkn segitu …..maybe masih ngak bgitu jlas karunia itu siapa sbenarnya but so far i like her character..hope 4 the best ye nay!…

    Scene mreka rada lucu2 gitu wow pandangan pertama dkat mobil itu kuliat mmg sengaja diadakan untuk bikin dunay lover lepasin kangen pd.mereka ber2..rasaku pandangan nay lbih dalam kok drp.dudenya…dalam mobilnya juga lucu..i dont know how 2 elaborate more..but one thing im very sure i like them together…trims juga pak leo kerna telah membahagiakan hari2 ku..

    sebenarnya kita mau gabung dimana slepas ini ye! sdari smalam aku cari2 dimana mau kasi komennya…

    • Iraaaa…bakal ada post baru, maka post lama ditutup. tunggu dipublis d’soulmate. masih ngorok kali …ato …lagi pada t’sedak, ituuuu, cecak gi t’sedak mengulum serangga …wkwkwkw wkwkww. ga bisa masuk ga bisa keluar …wkwk wkwkw… husssh…ga boleh senang diatas penderitaan!, maest. ga baek.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s